“Beli” Izin Orangtua Yuu!
Gak sedikit dari kita yang punya masalah izin sama orangtuanya buat ikut suatu kegiatan. Padahal kegiatan yang akan kita ikuti itu bukan kegiatan yang aneh-aneh, malah jelas manfaatnya buat kita. Kegiatan eskul misalnya. Tapi tetep aja, terkadang orang tua kita suka ngelarang buat ikut kegiatan-kegiatan kaya gitu.
Jujur, saya gak pernah punya kesulitan buat minta izin ke orangtua, selama kegiatannya bisa memberi manfaat buat saya, mereka selalu mensupport sepenuhnya semua kegiatan yang saya ikuti. Makanya, terkadang suka gereget kalau ada temen yang ga bisa ikut suatu kegiatan cuma gara-gara ga diizinin pergi sama orangtuanya. Padahal gak susah kok buat dapet izin dari orangtua kita. Sebenernya cuma butuh sedikit pengertian dan komunikasi yang baik. Well, i’ll tell u the secret! :D hhehe
Hal pertama yang harus jadi mindset kita adalah “Jangan pernah cuma minta izin sama orang tua, tapi kita harus ‘beli’ izin mereka”. Beli?? Yap, Beli!! Kebanyakan dari kita cuma minta izin ke orang tua, tanpa ada timbal balik yang kita berikan setelah mendapat izin tersebut. Karena itulah, terkadang mereka ga ngizinin kita. Sekarang, coba kita pikir-pikir lagi kenapa sih ortu kita terkadang suka ga ngasih kita izin. Apakah karena akhir-akhir ini nilai kita turun? Atau kita jadi jarang bantu orang tua di rumah, atau mungkin alasan-alasan lain yang membuat mereka melarang kita untuk ikut suatu kegiatan. Setelah kalian menemukan jawabannya, kita harus pastikan kalau itu semua ga akan pernah terjadi lagi walaupun kita ikut kegiatan tersebut. Jadi, kita bisa ‘beli’ izin mereka dengan prestasi kita di sekolah atau perubahan sikap kita yang jadi lebih baik. Kita harus cari tahu sendiri dengan apa kita bisa ‘membeli’ izin orangtua kita, karena keinginan setiap orangtua gak sama.
Yang kedua, kita harus bisa meyakinkan mereka kalau kegiatan yang kita ikuti benar-benar positif dan memberikan manfaat buat diri kita. Banyak orangtua yang pemikirannya masih tertutup. Yang berpikir kalau kegiatan selain belajar itu ga terlalu berguna, cuma mengganggu pelajaran aja. Padahal kan gak kaya gitu, saat kita ikut organisasi kita bisa dapet pelajaran tentang kehidupan yang sesungguhnya, sesuatu yang gak akan kita dapatkan di dalam kelas. Dan itu juga sangat penting untuk menentukan mau jadi apa kita ke depannya. Mungkin aja kan gara-gara aktif di organisasi, kita bisa jadi orang sukses di masa yang akan datang karena kita terbiasa memimpin atau bekerja sama dengan orang lain. Atau karena ikut rohis, kita tuh bisa jadi orang yang mempunyai visi yang jelas dan pastinya jadi orang yang akhlaknya baik. Keren kan? Orangtua mana sih yang ga mau anaknya sukses? Inget, jadi orang sukses itu ga cukup dengan pendidikan formal aja. Kita butuh banyak pelajaran hidup yang bisa didapatkan lewat ikut organisasi-organisasi yang bermanfaat. Makanya, saat kita udah bisa meyakinkan orangtua kita tentang hal ini, percaya deh mereka ga akan terlalu cerewet lagi. Hehe
Ketiga, komunikasi dan keterbukaan juga merupakan kunci utama untuk ‘membeli’ kepercayaan mereka. Saat mereka mengetahui semua kegiatan kita dengan detail, tidak akan ada kecurigaan dan kekhawatiran lagi, jadi mereka ga akan susah buat selalu ngasih izin ke kita. Saya selalu cerita tentang semua kegiatan saya dengan sangat detail. Ngapain aja kegiatannya, dimana, sama siapa, dan apapun yang berhubungan dengan itu. Bahkan ibu saya sampai tau karakter teman-teman saya karena saya emang sering cerita tentang mereka semua. Hehe. Kalau udah kaya gitu, dijamin ga akan susah buat dapetin izin dari mereka. Trust me, it works! :D
Oke, mungkin cuman segitu yang bisa saya share di posting yang ini. Intinya, kalian harus memahami apa yang orangtua kalian inginkan jadi nanti mereka juga bakal ngertiin kalian dengan sendirinya. :)